Posts

Showing posts with the label Diary

Your Parents

Image
Your Parents

Places you want to visit

Image
Places you want to visit

A Memory

Image
A memory

Things that makes you happy

Image
Things that makes you happy

Describe your personality

Image
Describe your personality

Ucapan Terima Kasih Kepada Mimpi

Image
Seringkali aku bermimpi tentang kau. Aku selalu merasa kau ada di sana, di alam mimpi, hanya saja kau tak pernah aku lihat. Aku selalu mencari dan kau selalu hilang. Aku merasa kau tidak ingin ditemui bahkan dalam mimpi. Hingga pada suatu malam dengan tiba-tiba kau mengabari sedang berada di kedai es krim di kotaku. Aku terkejut lantas tanpa pikir panjang aku mendatangi kedai itu. Entah ada angin apa, kita yang sudah jarang saling menghubungi, kini tiba-tiba kau memberiku pesan.

hal-hal yang ingin aku ucapkan terima kasih kepada seseorang

Image
terima kasih untuk senyumanmu yang begitu manis.

Satu Hari Sekali Lagi : Sampai Jumpa

Image
Gerimis sore itu perlahan reda. Tepat setelah kita kembali ke rumahmu, dan azan magrib telah selesai berkumandang. Menandakan sudah waktunya buka puasa. Milkmax yang sudah kita beli, kita gunakan untuk membatalkan puasa. 

Satu Hari Sekali Lagi : Milkmax dan Seblak

Image
Sehari sebelum berkunjung ke rumahmu, aku menelusuri tempat-tempat wisata di kotamu melalui internet. Selagi di kotamu aku pikir akan lebih menyenangkan jika kita habiskan untuk liburan bersama. Hanya saja waktu sudah tidak memungkinkan untuk menjangkau tempat wisatanya. Sore itu kita sepakat untuk berkeliling menikmati suasana kota.

Move On Itu Fana, Rindu Abadi

Image
Ibu saya pernah berkata, “Yang lalu biarlah berlalu.” Kalimat sederhana yang ternyata sulit untuk dilakukan. Maksud Ibu saya tentu baik dan bukan tanpa alasan. Saya adalah orang yang sulit menerima kenyataan yang sudah terjadi dan butuh waktu yang tidak sedikit menerima itu semua. Seseorang yang terluka secara fisik butuh waktu juga kan untuk benar-benar sembuh? 

Satu Hari Sekali Lagi : Rumah

Image
Aku tidak tahu apa yang mesti disiapkan saat bertemu orang tuamu nanti. Alasannya sederhana, aku belum pernah berada pada kondisi seperti ini. Sepanjang pengalaman dekat dengan beberapa perempuan, sama sekali aku belum pernah bertamu ke rumahnya seorang diri. Tiba-tiba aku teringat satu kalimat pamungkas yang pernah aku dengar, “ Kalau kamu yakin, pasti bisa.”

Satu Hari Sekali Lagi : Tentang

Image
Dua semester tanpa terasa sudah kita lewati. Di dua semester itu juga pada beberapa kali kesempatan, kita berada dalam kelas yang sama. Aneh rasanya, karena baru kali ini aku merasa sedekat ini denganmu. Berada dalam satu jok motor yang sama, sedekat itu.

You Are the Apple of My Eye dan Beberapa Hal yang Mengingatkan Saya

Image
Apa hal paling menyedihkan dari jatuh cinta? Mencintai tanpa pernah bisa memiliki. Ada semacam pepatah mengatakan, “We fall in love with people we can’t have.”

Satu Hari Sekali Lagi : Awal

Image
“Sebentar deh,” katamu. “Ada apa?” Tiba-tiba dari arah belakang, kamu mengikat tali tas punggungku. Aku terkejut dengan apa yang kamu lakukan. Setelah itu, aku tersenyum. Senang sekali sebenarnya. Tapi, aku mencoba menahan diri untuk tidak kegirangan. Ini pertama kalinya dalam sejarah hidup, ada perempuan yang melakukan hal itu kepadaku. “Terima kasih,” ucapku.

Yogyakarta Hari Itu: Pertama

Image
“Yogya, konser musik, lotek yang tidak habis, tamansari, dan lempuyangan tempat pertemuan dan perpisahan kita.” Kamis, 30/11. Beberapa hari yang lalu, Yogya selalu hujan. Hari ini entah kenapa, Yogya cerah. “Mungkin langit tau, kamu hendak ke Yogya sore ini.” Pukul tiga sore, keretamu sampai di Lempuyangan. Kamu datang bersama temanmu yang juga temanku. Oh iya, mendengar Lempuyangan, aku ingat dulu kamu pernah bercerita kalau kita pernah bertemu di sana. Awal semester pertama, saat kita belum sedekat ini. Aku ingat, kamu menceritakan itu saat meminta tanda tanganku sebagai tugas malam keakraban. Katamu, kamu melihatku masuk ke kereta yang kamu tumpangi dari Solo. Sayangnya, aku tidak melihatmu dan kita tidak satu gerbong. Kita tidak sengaja satu kereta, karena kereta yang seharusnya aku tumpangi mengalami masalah. Di lain waktu kamu menceritakan hal ini kembali. Katamu, kamu sebal, di sekitar tempat dudukmu disesaki banyak orang. Aku senang waktu kamu mencerita...

Satu Hari Sekali Lagi : Rencana

Image
29 Juli 2017 Hari ini malam minggu. Sudah sekian hari yang aku lewati tanpa bertukar kabar denganmu. Terakhir yang aku ingat, aku mengucapkan selamat tidur untukmu. Setelah itu, aku membenci diriku sendiri. “Makanya chat duluan. Ngomong apa kek.” begitu kata teman-teman saat aku tanyai bagaimana memulai percakapan dengan perempuan. “Payah lu.” tambahnya. -- Malam minggu ini, aku sedang mendengarkan blue sky collapse, milik adhitia sofyan. Entah kenapa, mendengar lagu ini, aku teringat kamu. Teringat pertemuan terakhir kita. Still everyday i think about you.. Aku ingat dua hari sebelum kita meninggalkan perantauan untuk pulang ke rumah masing-masing, aku membuat rencana. Rencana untuk mengantarmu pulang hingga ke rumahmu. Tentu saja ini kejutan, dan kamu tidak tahu. Namun, mengingat betapa keras kepalanya dirimu, aku khawatir kamu menolak. Malam harinya aku bertemu seorang teman, aku ceritakan rencana ini kepadanya dan aku tanyai bagaimana baiknya...

Social Media